Jumat, 23 Mei 2014

Sejarah Pulau Bangka


Awal Mula Pulau Bangka
Pulau Bangka adalah pulau besar yang dikeliling oleh banyak pulau-pulau kecil,

Bangka Belitung Negeri Serumpun Sebalai


Perisai Bersudut Lima, melambangkan Pancasila sebagai dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia.Kepulauan Bangka Belitung, melambangkan wilayah,

Sejarah Pulau Belitung


PULAU BELITUNG
Belitung merupakan kepulauan yang mengalami beberapa pemerintahan raja-raja. Pada akhir abad ke-7, Belitung tercatat sebagai wilayah Kerajaan Sriwijaya,

Berebut Lawang Tradisi Masyarakat Belitung


Berebut lawang mulai kembali mewarnai  adat perkawinan Belitung.

Tai Fu Sui, susu kedelai Bangka

Tai-fu sui
Theo-fu sui atau yang lebih familiar disebut tai fu sui, adalah minuman khas Bangka. Minuman ini terbuat dari kacang kedelai. Tai-fu sui ini banyak kita jumpai dengan jajanan kue-kue di pagi ataupun malam hari. untuk penyajiannya pun bisa dihidangkan dengan hangat maupun dengan es, sesuai dengan selera. walaupun bahan dasar dari kacang kedelai, Tai fu sui ini sangat nikmat rasanya. banyak kalangan anak muda yang mengistilahkan minum susu kedelai ini dengan sebutan "Musui" atau minum Tai-fu sui.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhpIhrTrchieaNSw11NvnCVXPijFoFnsJPw7NmapQ20j1PIxmKQ1bJnRZbTWts7qtU5wrVXuexFyaeGW7mXodhCg91iZQWIDRfnoB89qzOXg5w4A8p4cSkp5twuc3DmLIIIPFIqf0oRvM8/s320/tai-pu-sui.jpg 













Sebenarnya cara pembuatan Tai-fu sui ini tidak lah susah, sama seperti membuat susu kedelai pada umumnya. bisa menggunakan blender atau lebih kental nuansa bangka nya menggunakan penggiling dari batu. tetapi sekarang alat ini mulai langka. caranya yaitu menggiling kacang kedelai, setelah digiling di peras, kemudain dimasak, ditambah gula sesuai selera, dan juga ditambahkan garam sedikit. supaya memberikan rasa yang tidak terlalu manis. bisa disajikan panas maupun dingin.

Depati Amir, Pahlawan Pulau Bangka


Depati Amir, Pahlawan Pulau Bangka
Depati Amir, seperti yang kita tahu dari dahulu kalau nama itu sudah tidak asing lagi ditelinga kita warga Kepulauan Bangka. Nama itu selalu kita ingat meskipun kita tidak mengetahui seluk beluk kepahlawanannya. Minimal kita mengetahui kalau nama itu diabadikan menjadi nama
sebuah Bandara yang dimiliki oleh Pulau Bangka yang berada di Jl. Soekarno Hatta, Pangkalan Baru - Bangka Tengah. Begitu besarnya penghargaan atas nama Depati Amir hingga diabadikan menjadi nama sebuah bandara oleh penduduk Pulau Bangka. Namun tahukah Anda jika tulang belulang Depati Amir tidak disemayamkan di tanah Kepulauan Bangka? Disini akan diulas sedikit mengenai sejarah Depati Amir, Pahlawan Pulau Bangka ini.
Sejarah atau cerita ini dikutip dari Bangka Pos Cyber Media yang diulas oleh Prof Dr Abdullah Bamualim Periset pada BPTP Sumatera Barat, Keturunan ke 4 Depati Amir. Lebih dan kurangnya kira-kira seperti inilah yang di ungkapkan beliau melalui BangkaPos.com dengan diedit seperlunya tanpa mengubah inti cerita.


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjgjba-tf7ES7GEA9x3j-9gVgaLFTRPFSG4ccNGdICvnM5wxObRhfiyTLAAJXt-MP9roAe64CC9gGh9cnFtXI178M4rjSX0kuhkk_G3g0C7NacQK2QjhH6KFas-PFeN08fuB5_mvFo9gNY/s1600/Statue+of.jpg 












Perjuangan Depati Amir
Amir, sebagai putera sulung Depati Bahren, diangkat Belanda menjadi Depati pada tahun 1830. Kurang dari setahun menjabat, Depati Amir meletakkan jabatannya, walaupun tetap dianggap dan seterusnya disebut Depati oleh masyarakat Bangka. Sepeninggal Depati Bahren pada tahun 1848, Amir menuntut agar tunjangan yang diberikan Belanda dilanjutkan kepadanya.
Keengganan Belanda memenuhi permintaan tersebut menyulut

Tarian Mutik Sahang Bangka Belitung


TARIAN MUTIK SAHANG
Selain memiliki banyak pantai yang menawan dan eksotis baik di Bangka maupun Belitung, Provinsi ini juga tak kalah menarik dalam aspek kebudayaan. Banyak lokal wisdom yang dapat dilestarikan untuk menunjang aspek pariwisata di Provinsi Bangka Belitung ini. Salah satunya adalah lewat tarian Tradisonal yaitu tarian mutik sahang.
Tari mutik sahang adalah suatu tarian yang menggambarkan tentang keadaan rakyat bangka belitung ketika panen sahang. Provinsi ini selain terkenal dengan Timahnya, sahang atau yang kita kenal dengan lada juga mendunia. tetapi sayangnya pemerintah belum bisa mengoptimalkan hasil alam ini menjadi sektor yang menguntungkan, karena harga lada saat ini sangat anjlok di bangka belitung. kembali ke tarian ini, Tarian mutik sahang ini jika kita artikan kedalam bahasa Indonesia artinya tarian memetik lada atau panen lada. tarian ini menggambarkan kondisi masyarakat Bangka Belitung yang sedang bersuka cita karena bulan panen sahang/lada telah tiba. Masyarakat berbondong-bondong pergi ke kebun untuk memanen lada yang telah mereka tanam. didalam tarian ini menggambarkan kecerian dan suka cita masyarakat babel ketika mutik sahang.