Senin, 28 April 2014

BUAH TANGAN MAKANAN KHAS BELITUNG

Pulang dari Bangka Belitung kurang enak rasanya kalau tidak bawa oleh-oleh. Jangan khawatir, ada banyak tempat dimana anda bisa memperoleh oleh-oleh khas Bangka Belitung. Karena Bangka dan Belitung adalah pulau yang dikelilingi oleh lautan dengan banyak pantainya, maka tidak heran pilihan yang bisa anda bawa pulang sebagai oleh-oleh adalah hasil laut yang telah diolah menjadi makanan ringan.
Jika anda pulang melalui bandara Depati Amir, Pangkalpinang jangan lupa untuk lewat Jl. Jenderal Sudirman tidak jauh dari alun-alun taman merdeka. Di jalan ini anda akan menemui banyak toko yang berjejer di kedua sisi jalan yang menjajakan berbagai hasil olahan laut. Sebagian besar toko menjual jenis oleh-oleh yang kurang-lebih sama. Jadi jangan terlalu ragu untuk masuk toko yang anda temui. Pilih saja salah satu toko dan mulai berburu oleh-oleh makanan khas Bangka Belitung.
Tidak terlalu sulit untuk membedakan toko oleh-oleh dengan toko lain. Pada toko ini anda akan menemui banyak pedagang yang menggantungkan berbagai jenis kerupuk dan kemplang panggang yang terbuat dari ikan. Beberapa dari toko ini ada juga yang menjajakan barang dagangannya bergaya mini market. Dimana anda bisa berkeliling menyusuri rak yang dipenuhi berbagai makanan. Setelah puas memilih baru kemudian anda bisa membawa keranjang belanja ke kasir. Jika anda ke toko seperti ini biasanya harga yang diberikan adalah harga pas. Jika anda jago menawar, sebaiknya hindari toko seperti ini dan cari saja toko lain.
Untuk soal kualitas dari makanan ringan yang dijual, anda tidak perlu khawatir. Karena banyaknya permintaan, toko-toko ini bisa habis menjual stok makanan ringan yang dijual dalam waktu tiga hari. Jadi setiap tiga hari sekali makanan yang dijual sudah diisi dengan stok yang terbaru. Sehingga tetap terjaga kesegarannya. Karena sebagian besar makanan yang dijual adalah makanan kering atau makanan hasil fermentasi, maka anda bisa membeli dalam jumlah yang besar untuk disimpan beberapa minggu di rumah.
Karena ada banyak variasi makanan ringan yang dijual, anda mungkin agak bingung untuk menentukan apa oleh-oleh yang paling tepat untuk dibawa pulang. Misalnya untuk keluarga di rumah atau untuk dibagikan ke tetangga dan teman dekat. Karena itu sebaiknya anda mempertimbangkan beberapa rekomendasi makanan ringan berikut ini:

Kricu
Kripik cumi atau yang lebih sering disebut juga dengan nama Kricu adalah makanan ringan yang terbuat dari telur cumi. Telur cumi yang sudah dibersihkan dicampur dengan tepung untuk membuat adonan Kricu. Lalu adonan dipilin sepanjangan ukuran jaring orang dewasa. Kemudian adonan yang sudah dipilin dijemur hingga kering yang selanjutnya di goreng menjadi kripik dengan rasa telur cumi.

Siput Gongong
Siput gonggong yang dijual di pusat jajanan oleh-oleh khas Bangka Belitung sudah diolah menjadi kripik. Jadi tidak seperti yang disajikan di restoran yang direbus lengkap dengan cangkangnya. Siput gonggong yang dijual disini sudah dipisahkan dari cangkang dan digoreng garing hingga berwarna kecoklatan. Anda harus mencobanya sendiri, karena rasanya berbeda dengan ikan atau cumi. Kemasan 250 gram siput gonggong bisa mencapai harga Rp. 90.000.

Sambelingkung
Sambelingkung bukanlah sejenis sambal. Ini adalah abon yang dibuat dari daging ikan tenggiri. Tekstur sambelingkung seperti parutan kelapa yang berbentuk serabut pendek-pendek. Tidak seperti abon daging yang berbentuk seperti benang halus panjang. Warnanya pun cenderung ke arah kuning kecoklatan. Sementara abon sapi biasanya berwarna coklat. Harga sambelingkung relatif lebih mahal ketimbang oleh-oleh yang lain. Biasanya dijual dalam kemasan 250 gram dengan harga sekitar Rp. 60.000.

Getas
Getas atau yang kadang juga disebut dengan keretek adalah keripik ikan tenggiri yang berbentuk silinder panjang atau ada juga yang dibuat berbentuk bulat. Getas bisa digunakan sebagai pendamping makanan seperti fungsi kerupuk. Coba saja pada saat menyantap mie anda tambahkan getas ke kuahnya. Harga getas ini bervariasi. Tergantung dari jumlah dan kualitas ikan yang digunakan. Harganya berkisar antara Rp. 60.000 hingga 100.000 per kilogram.

Rusip
Rusip adalah hasil fermentasi ikan yang diolah dengan menambahkan garam dan tepung bersama ikan yang kemudian disimpan dalam guci. Seiring dengan berjalannya waktu, ikan akan mengalami proses fermentasi alami dalam guci. Rusip ini biasanya diolah oleh warga sekitar menjadi sambal. Cukup tambahkan beberapa butir cabe rawit dengan rusip yang sudah ditambahkan sedikit air panas, anda sudah bisa menikmati sambal rusip. Jangan lupa tambahkan pula irisan besar bawah merah ke dalam sambal rusip. Rasa sambalnya sangat asin. Biasanya terasa enak kalau dinikmati bersama nasi yang baru dipanaskan.

Lempuk
Lempuk adalah oleh-oleh khas Bangka Belitung berupa dodol yang terbuat dari buah cempedak. Tekstur lempuk agak berbeda dari dodol daerah lain. Ketika lempuk digigit, maka anda akan merasakan serat yang berasal dari buah cempedak.
Karena anda ingin pulang melalui bandara Depati Amir, sebaiknya anda meminta pelayan toko untuk mengapak barang belanjaan anda. Setiap toko mempunyai pelayanan pengepakan makanan dengan rapi sehingga cukup pantas untuk dibawa masuk kedalam pesawat. Biasanya mereka akan menambahkan tali yang diberi pelapis plastik silinder agar barang belanjaan anda lebih nyaman untuk ditenteng.

Tidak ada komentar :

Posting Komentar